Ilustrasi. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Mengawali pekan ini, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang untuk menguat, namun sedikit terbatas. IHSG diperkirakan berada pada kisaran support-resistance 4.800-4.860.
Menurut Research Analyst Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, peluang penguatan yang terjadi didorong oleh sentimen positif yang terjadi baik di dalam negeri maupun global.
"Pada perdagangan pekan lalu, IHSG berhasil rebound, kenaikannya tidak lepas dari sentimen positif yang berasal dari global. Sehingga, ini menutup kekhawatiran investor akan ketidakpastian dari kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)," ujarnya di Jakarta, Senin (18/3/2013).
Dia melanjutkan, menurutnya IHSG berhasil rebound pada perdagangan terakhir pekan lalu tak lepas dari sentimen global juga. Kenaikannya, tidak lepas dari keberhasilan bursa Amerika Serikat (AS) yang terus mencatat rekor baru. "Penguatan ini didorong oleh data tunjangan pengangguran yang tercatat terendah dalam dua bulan terakhir," tukas dia.
Selain itu, dia menilai pergerakan bursa saham Eropa juga turut menguat ke level tertingginya dalam 4,5 tahun terakhir sebelum memulai meeting dua hari di Brussel untuk membicarakan bailout untuk Cyprus. (mrt)
Menurut Research Analyst Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, peluang penguatan yang terjadi didorong oleh sentimen positif yang terjadi baik di dalam negeri maupun global.
"Pada perdagangan pekan lalu, IHSG berhasil rebound, kenaikannya tidak lepas dari sentimen positif yang berasal dari global. Sehingga, ini menutup kekhawatiran investor akan ketidakpastian dari kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)," ujarnya di Jakarta, Senin (18/3/2013).
Dia melanjutkan, menurutnya IHSG berhasil rebound pada perdagangan terakhir pekan lalu tak lepas dari sentimen global juga. Kenaikannya, tidak lepas dari keberhasilan bursa Amerika Serikat (AS) yang terus mencatat rekor baru. "Penguatan ini didorong oleh data tunjangan pengangguran yang tercatat terendah dalam dua bulan terakhir," tukas dia.
Selain itu, dia menilai pergerakan bursa saham Eropa juga turut menguat ke level tertingginya dalam 4,5 tahun terakhir sebelum memulai meeting dua hari di Brussel untuk membicarakan bailout untuk Cyprus. (mrt)
Sumber: Okezone
Komentar
Posting Komentar