Anda tentu pernah mendengar tentang valas atau forex yaitu perdagangan / jual beli mata uang suatu Negara terhadap mata uang Negara lain. Istilah ini sebenarnya hanya untuk memudahkan pengertian kita saja, padahal yang sebenarnya adalah pada saat kita melakukan transaksi forex berarti kita sedang ikut serta menjadi investor di perdagangan dunia, tetapi karena nilai transaksi kita relatif kecil, maka “kalah” dengan investor-investor yang memiliki dana milyaran/trilliyunan dollar. Tidak semua mata uang dapat diperdagangkan disini. hanya beberapa mata uang Negara maju yang, bisa dipergunakan yaitu USD (US Dollar), JPY (yen Japang), GBP (Poundsterling Inggris), EUR (Euro), CHF (Swiss Franc), dan AUD (Australian Dolar). Jadi apabila kita berinvestasi di pasar forex trading maka kita tidak akan menemukan pairs berupa IDR (Indonesian Rupiah) dengan USD. Dulu seseorang menukar/membeli USD (Dolar Amerika) dengan membawa sejumlah rupiah pada saat harga dolar tersebut...
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal masih akan memberikan sinyal hijau pada transaksi hari ini (27/3). Analis menilai, ada sejumlah sentimen positif yang dapat mengerek kinerja indeks. Misalnya saja, pekan ini yang merupakan minggu terakhir bagi emiten untuk merilis kinerjanya pada tahun 2012. Selain itu, ada harapan bagi para emiten untuk membagikan dividen. "Rencana pembagian dividen sejumlah emiten akan menjadi katalis positif aksi beli selektif pelaku pasar," jelas Analis pasar modal dari First Asia Capital David Nathanael Sutyanto. Tidak hanya itu, lanjut David, kondusifnya pergerakan pasar saham global juga dapat memacu laju indeks. Karena itu, David memprediksi, indeks di lantai bursa berpeluang menguji resisten psikologis di level 4.900, dengan support di level 4.810. Untuk saham, David merekomendasikan sejumlah saham, seperti ADRO, KAEF, BCAP, INDY, PTBA, GJTL, BBTN, SMGR, PGAS, dan ANTM. Sementara, secara teknikal, analis pasar modal d...